Minggu, 30 Oktober 2011

Just Do One (1) Thing !!!



Apakah anda pernah menyaksikan video ini sebelumnya?
Ya benar, mungkin bagi yang belum mengetahuinya, video ini merupakan advertisement untuk sebuah lembaga PBB yang disebut United Nation High Commision for Refugee ( UNHCR ).

Apa itu UNHCR? Saksikan terlebih dahulu video berikut ini...



Video tersebut merupakan salah satu gerakan yang dilakukan oleh United Nation dalam misinya menyelamatkan para pengungsi atau refugee di Somalia. Lembaga kemanusiaan yang berdiri pada 14 Desember 1950 ini membawa pesan misi PBB yaitu untuk menciptakan perdamaian & keamanan, mempertahankan HAM, dan pembangunan negara.



UNHCR telah berada di lebih dari 120 negara dan Indonesia termasuk didalamnya sejak tahun 1979 dengan mengemban tiga sifat kerja yaitu kemanusiaan (tidak membeda-bedakan siapapun), non-politis (netral, tanpa ideologi manapun yang mempengaruhi), dan berdasarkan prinsip-prinsip hukum pengungsi internasional. Fungsi utamanya adalah:
  • Perlindungan internasional, ketika warga sudah tidak mendapat perlindungan nasional dari negaranya maka warga dapat mengungsi ke perlindungan internasional.
  • Solusi jangka panjang, dapat berupa pemulangan sukarela ke negara asal bila sudah aman ataupun HAM-nya dapat terpenuhi, integrasi lokasi/asimilasi bila diterima oleh negara tertentu, atau penempatan di negara ketiga.
  • Mempromosikan hukum pengungsi internasional kepada masyarakat.




Pengungsi yang dimaksud oleh UNHCR ini memiliki beberapa ketentusan, diantaranya:
  • Sedang berada di luar negara asal kewarganegaraannya.
  • Diikuti ketakutan yang mendasar bila berada di negara tersebut.
  • Mendapat penganiayaan karena ras, agama, kebangsaan, keanggotaan kelompok sosial tertentu atau pendapat politik.
  • Tidak dapat atau karena ketakutannya tersebut, menjadi tidak mau memanfaatkan perlindungan dari negara tersebut.

Kemudian ada golongan rentan yang lebih didahulukan dalam penyelamatannya, mereka adalah:
  1. Anak-anak tanpa pendamping
  2. Wanita dengan kebutuhan khusus (tanpa suami, membawa anak)
  3. Korban tindak kekerasan
  4. Orang yang memiliki cacat fisik
  5. Manula



Angelina Jolie, tokoh publik dalam dunia entertainment yang merupakan duta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk urusan pengungsi (UNHCR) telah melibatkan dirinya dalam berbagai aksi kemanusiaan untuk membantu membangkitkan semangat para pengungsi. Salah satunya bisa disaksikan saat Jolie mengunjungi pengungsi di Afghanistan.




Jadi, dapat disimpulkan bahwa Lembaga UNHCR merupakan salah satu cara bagi kita para pemuda untuk membantu refugees yang membutuhkan pertolongan. Dengan mengulurkan tangan untuk membantu mereka, memberikan dorongan-dorongan psikis dan energi positif diharapkan mereka akan mendapatkan kualitas hidup yang layak dan baik sehingga mereka memiliki apa yang disebut hidup bahagia.



Referensi:


Kuliah umum dengan pembicara Mitra Salima Suryono dan Elsa Ayu Fitriana (Associate External Relations and Public Information Officer of United Nation High Commision of Refugee –UNHCR )


    Minggu, 23 Oktober 2011

    Iklan TVC Pocari Sweat - Youth Sweat Beautiful (Drama), LIKE or dislike??

    Akhirnya bisa nge-blog lagi setelah ujian tengah semester (UTS) berakhir =]
    Mau share iklan TVC Pocari nih....
    Ada yang mau berkomentar??
    Silakan =]

    Sabtu, 08 Oktober 2011

    1 2 3 Media Berubah !!!


    Hayoo... Siapa yang tidak punya twitter? Facebook? Blog? Yahoo Messenger? Atau MSN? Atau kalian punya semuanya? Nah... Pernah gak ngebayangin, darimana sih asal mula semua sosial media itu? Atau siapa sih yang jadi dalang utamanya? Hmm... Mau tau khan? Yukksss... Tengok ke bawah ada apa =P

    Social Media


    J. Gutenberg

    Bermula dari ditemukannya mesin cetak oleh Johannes Gutenberg yang selanjutnya mulai mengubah dunia. Media komunikasi menjadi dipertimbangkan dan tidak lagi dianggap remeh. Pada Perang Delapan - Puluh Tahun yang terjadi di Belanda, media komunikasi berupa pamflet dan gambar menjadi sarana rakyat untuk melakukan perlawanan terhadap Spanyol. Tidak jauh berbeda, pergolakan yang terjadi di Prancis pada abad ke-16 dengan kertas dan plakat sebagai senjata untuk menyebarluaskan gagasan mereka, dan pada abad ke-17 di Inggris, pamflet dan surat kabar menjadi medan pertempuran yang sengit.

    Setelah beberapa waktu, media berkembang semakin cepat bagaikan lompatan-lompatan yang mengagumkan! Dalam sekejap mata lahirlah media komunikasi lainnya yang terus berkembang hingga sekarang ini. Internet menjadi salah satu media baru yang sangat fenomenal, dengan segala unsur yang terkandung didalamnya, yang memberikan nilai-nilai lebih. Media yang awalnya hanya ditujukan untuk informasi semata, kini telah meluas menjadi alat untuk menghibur, memberikan kesenangan, alat propaganda yang membujuk secara halus dan mempengaruhi masyarakat.

    Media menjadi suatu perantara yang menghubungkan antara manusia satu dengan yang lainnya, dan internet dapat menghapuskan jarak dan waktu dalam berkomunikasi. Dalam dunia komunikasi, internet menjadi kesuksesan yang luar biasa karena melalui internet, komunikasi menjadi lebih mudah terjalin dan sangat praktis untuk digunakan. Media memberikan perubahan yang begitu besar bagi dunia, karena dapat menembus batas-batas dimensi yang berbeda dalam kehidupan maya maupun realistis yang membantu memperbaiki kondisi hubungan satu dan lainnya. 


    Setelah melihat dari awal mulanya lahir, tumbuh, dan berkembang, media banyak sekali memberikan sumbangsih dalam kemajuan komunikasi, perilaku manusia, pertumbuhan negara, dan masih banyak lagi. Transformasi media menjadi tombak dalam kehidupan bermasyarakat, inilah yang begitu penting untuk dipertahankan dalam memperoleh kualitas komunikasi yang bermakna.






    Referensi:


    Perkuliahan tanggal 5 Oktober 2011 yang dibawakan oleh Ibu Diah (Sandra), Jurnalis dari koran dan majalah Tempo.


    Minggu, 02 Oktober 2011

    Media Massa & Budaya Massa

    Logo media sosial
    Apakah anda merupakan pengguna media sosial?
    Apakah anda mengetahui dan menggunakan media-media diatas?

    Bila iya, berarti anda merupakan bagian dari media massa yang menjadi pembentuk budaya massa. Budaya massa itu sendiri adalah hasil budaya yang dibuat secara besar-besaran untuk kepentingan pasar (demi mendapatkan keuntungan semata). Budaya populer merupakan budaya massa yang mempengaruhi persepsi masyarakat dalam sisi kehidupannya.



    Drama Korea


    Media sosial


    Blackberry


    Internet


    Gadget-Apple


    Korean Music


    Budaya massa secara tidak langsung telah mempengaruhi pola pikir masyarakat dalam menentukan pilihan (penentu). Yang membahayakan, budaya massa yang semakin merajalela akan menyebabkan sikap konsumerisme masyarakat dan hal ini akan mempengaruhi masyarakat secara emosional yang mampu memicu kriminalitas. Karena budaya massa yang ditampilkan oleh media tidaklah sesuai dengan realitas dari masyarakat yang mengonsumsi media yang sebagian besarnya adalah golongan menengah ke bawah.

    Situasi ini sungguh menjadi ironi karena di mata produsen media, budaya massa yang tercipta adalah lahan untuk menggarap keuntungan yang melimpah dan tidak mungkin dilewatkan begitu saja. Padahal kenyataannya, justru akan membuat masyarakat menjadi lemah dan tereksploitasi oleh media massa.

    Media massa sebagai suatu medium penyaluran informasi terhadap masyarakat seharusnya tetap berdiri pada fungsi-fungsi yang seharusnya, yaitu sebagai:
    • fungsi pengawasan, penyedia informasi tentang lingkungan; 
    • fungsi penghubungan, dimana terjadi penyajian pilihan solusi untuk suatu masalah;
    • fungsi pentransferan budaya, adanya sosialisasi dan pendidikan;
    • fungsi hiburan.


    Dengan kembalinya media massa diposisi semula untuk menyalurkan segala informasi yang bermanfaat dan mendidik khalayak sesuai dengan realitas, maka masyarakat diharapkan mampu semakin membaik dalam segi pendidikan dan pola pikirnya.





    Referensi:

    Perkuliahan tanggal 28 September 2011 yang dibawakan oleh Ibu Aminah Swarnawati, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jakarta.

    http://id.wikipedia.org/wiki/Media_massa